Pesan

Berikut adalah sebuah cerita tentang gambaran bagaimana sebuah pesan dikomunikasikan secara hirarkis dalam sebuah perusahaan, dari Direktur hingga ke karyawan bawahan.

Dari: Direktur – Kepada: General Manager:
“Besok akan ada gerhana matahari total pada jam sembilan pagi. Ini Adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. Untuk menyambut dan Melihat peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta untuk berkumpul di lapangan dengan berpakaian rapi. Saya akan menjelaskan fenomena alam ini kepada mereka. Bila hari hujan, dan kita tidak bisa melihatnya dengan jelas, kita berkumpul di kantin saja.”

Dari: General Manager – Kepada Manager:
“Sesuai dengan perintah Direktur, besok pada jam sembilan pagi akan ada gerhana matahari total. Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul di lapangan untuk melihatnya dengan berpakaian rapi. Dengan demikian, peristiwa hilangnya matahari ini akan dijelaskan oleh Direktur di kantin. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”

Dari: Manager – Kepada Supervisor:
“Sesuai dengan perintah Direktur, besok kita akan mengikuti peristiwa hilangnya matahari di kantin pada jam sembilan
pagi dengan berpakaian rapi. Direktur akan menjelaskan apakah besok akan hujan atau tidak. Ini adalah kejadian yang tak
bisa kita lihat setiap hari.”

Dari: Supervisor – Kepada Koordinator:
“Jika besok turun hujan di kantin, kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari, Direktur, dengan berpakaian rapi, akan menghilang jam sembilan pagi.”

Dari: Koordinator – Kepada: Semua Staff
“Besok pagi, pada jam sembilan, Direktur akan menghilang. Sayang sekali, kita tidak bisa lagi melihatnya setiap hari”

Dari: Staff kepada Staff
“Memang dia lebih baik pergi…”

Dari kisah diatas kita dapat melihat bahwa sudah menjadi sifat manusia untuk menambah maupun mengurangi sebuah informasi, oleh karena itu dalam ajaran Islam kita dianjurkan untuk dapat mengklarifikasi setiap berita yang kita dapat, tidak lantas membenarkan atau menyalahkan setiap berita yang kita terima. Karena banyak terjadi kebohongan yang terjadi pada manusia sekarang ini maka mereka tidak lagi dapat membedakan mana berita yang benar dan mana yang tidak benar.

Sumber: Anonim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s